Cara Menjadi Kaya Sesuai Ajaran Agama Islam

Cara Menjadi Kaya Sesuai Ajaran Agama Islam. Agama Islam mengajarkan kepada umatnya untuk hidup jauh dari kemiskinan. Banyak hadits nabi Muhammad SAW yang menekankan hal ini.. “Dan aku memohonkan perlindungan kepada-Mu dari kefakiran dan kekafiran”, hadits lainnya…”Tangan yang diatas lebih baik daripada tangan yang di bawah. Tangan diatas adalah tangan pemberi sementara tangan dibawah adalah tangan peminta-minta.”

cara-menjadi-kaya-menurut-ajaran-islam
Rasulullah SAW dan para sahabat tidak hanya menyerukan umat Islam untuk hidup berkecukupan/kaya tetapi sudah memberi contoh yang jelas tentang bagaimana cara cepat kaya menurut Islam yaitu dengan cara berdagang atau menjadi pengusaha. Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya adalah pedagang yang handal. Nabi Muhammad SAW bersabda “Sesungguhnya sebaik-baik usaha adalah perdagangan”. Hadits ini dengan jelas menyebutkan usaha terbaik menurut Rasulullah SAW adalah berdagang.

Untuk dapat mewujudkan bagaimana cara cepat kaya menurut Islam, ada baiknya kita mengikuti langkah-langkah yang Rasulullah SAW pernah ajarkan dan praktekan dalam usahanya berdagang. Bukankah contoh terbaik kita adalah Beliau sendiri?

Jangan Menjual Barang Haram

Rasulullah SAW pernah bersabda, “Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Diantara keduanya terdapat perkara yang subhat (samar-samar) yang tidak diketahui orang banyak. Maka siapa yang takut terhadap subhat berarti dia telah menyelamatkan agamanya dan kehormatannya. Dan siapa yang terjerumus dalam perkara subhat maka akan terjerumus dalam perkara yang diharamkan…”

Jangan Membohongi Pembeli

Nabi Muhammad SAW melarang pedagang menipu pembelinya dengan barang yang rusak, juga melarang pedagang mengurangi hak-hak pembelinya. Sebagaimana sabda Beliau… “Barangsiapa menipu (orang lain) maka bukan termasuk golongan kami (umat Islam).”

Jangan merusak lingkungan

Dalam proses berdagang umat Islam dilarang untuk merusak lingkungan hanya dengan tujuan mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.

Jadilah Pedagang yang Jujur

Sifat Rasulullah SAW yang paling banyak dibicarakan adalah Al Amin yang artinya dapat dipercaya. Dalam kehidupan berdagangnya, Nabi Muhammad SAW selalu jujur kepada konsumennya. Tidak pernah membohongi konsumen tentang barang dagangannya, tidak pernah membohongi konsumen tentang cara pembayara yang sudah disepakati, dsb.

cara-kaya-menurut-ajaran-islam-jadi-pedagang

Hal yang paling utama dan tidak boleh dilupakan dalam usaha bagaimana cara cepat kaya menurut Islam adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ada beberapa ibadah yang bisa dilakukan dalam proses bagaimana cara cepat kaya menurut Islam, Ibadah ini dilakukan seiring pengharapan kita agar Allah SWT membuka lebar pintu rizki-Nya.

  1. Lakukan Shalat Tahajud walaupun hanya 2 rakaat saat malam
  2. Laksanakan shalat dhuha agar terbuka pintu rizki kita
  3. Selalu berdzikir dan bersyukur, sebagai tanda kita selalu mengingat yang Maha Pemberi Rizki dan selalu berterima kasih untuk setiap rizkii yang telah diberikan-Nya
  4. Selalu menjaga Silaturahmi, sebagaimana sabda Rasulullah SAW. “Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturahmi”

Agama Islam menyarankan umatnya hidup berkecukupan dan melarang untuk hidup menjadi peminta-minta. Semoga artikel bagaimana cara cepat kaya menurut Islam ini bisa membatu dalam mengambil langkah dalam menjalankan usaha yang akan dilakukan ataupun usaha yang sedang dijalankan. Simak juga artikel kami sebelumnya tentang bagaimana cara mengatasi kantung mata disini.