Cara Mudah Untuk Membuat Foto Milky Way Untuk Pemula

Cara Mudah Untuk Membuat Foto Milky Way Untuk Pemula. Milky Way atau masyarakat Indonesia kerap menyebutnya dengan nama Bima Sakti adalah Galaksi spiral yang merupakan kumpulan dari miliaran bintang. Bumi dimana tempat kita tinggal dengan Matahari dan planet-planet yang mengitari matahari adalah bagian dari Galaksi Bima sakti tersebut. Untuk saat ini kami tentu tidak akan membahas lebih lanjut tentang Milky Way ataupun sistem Galaksi Bima Sakti ini. Karena artikel yang akan kami informasikan adalah untuk para penggemar fotografi khususnya tentang bagaimana cara untuk memfoto Milky Way atau kumpulan bintang-bintang yang ada di galaksi bima sakti tersebut.

cara-foto-milky-way-bima-sakti

Masyarakat Barat umumnya menyebut galaksi Bima Sakti ini dengan sebutan Milky Way karena penampilannya yang menyerupai suatu pita jalur yang berkabut. Sebetulnya kabut ini adalah kumpulan dari miliaran bintang dan juga debu dan gas. Pada masa dahulu, kumpulan miliaran bintan Milky Way ini hanya dapat dinikmati oleh para astronom melalui teropong khusus. Namun berkat kecanggihan teknologi saat ini, khususnya kemajuan digital kamera, orang yang tidak mempunyai keahlian astronomi juga bisa menikmati keindahan Milky Way, bahkan mengabadikannya.

Untuk Anda penggemar fotografi tentu selalu berdebar bila melihat foto milky way yang luar biasa keren, namun sebenarnya siapapun bisa membuat foto milky way tersebut dengan kecanggihan teknologi jaman sekarang. berikut kami akan sampaikan beberapa langkah penting untuk membuat foto Milky Way tersebut.

Carilah Tempat Dengan Langit Yang Sangat Gelap

Ini adalah syarat paling utama bila Anda ingin mengabadikan Milky Way dengan kamera. Pergilah keluar dari kota, ke pegunungan atau ke pantai yang jauh dari keramaian untuk mendapatkan foto Milky Way yang sempurna. Banyaknya cahaya dari lampu-lampu di kota akan menyebabkan polusi cahaya pada foto Anda sehingga akan mengaburkan foto Milky Way tersebut. Tunggulan sampai tengah malam ketika langit malam benar-benar gelap.

Hindari Mengambil Foto Milky Way Saat Bulan Purnama

foto-bulan-milky-way

Foto Milky Way Yang Bercampur dengan cahaya bulan

Seperti telah disampaikan bahwa untuk mengambil foto Milky Way diperlukan langit yang benar-benar gelap. Walaupun Anda telah jauh dari keramaian kota dan berada di tempat yang jauh dari cahaya kota namun bila kemudian terdapat bulan purnama dengan cahaya yang terang hal itu juga akan menyebabkan foto milky way Anda juga akan kabur. Usahakan untuk mengambil foto Milky Way ketika usia bulan masih muda atau belum bersinar penuh.

Cari Tahu Dimana Posisi Milky Way Berada

Sebaiknya Anda mencari informasi pada waktu kapan Milky Way akan terlihat dan di posisi mana. Anda dapat mengetahui hal tersebut dengan bantuan aplikasi atau software Stellarium. Ini adalah aplikasi atau software yang biasa digunakan untuk melihat antariksa, Anda bisa mendownload dan menginstallnya di laptop, komputer ataupun Smartphone Anda. Pada aplikasi ini terdapat fitur untuk mengetahui posisi serta waktu kemunculan dari Milky Way.

Gunakan Tripod Untuk Mendapatkan Hasil Terbaik

Selain kamera tentunya, Tripod adalah perlengkapan fotografi wajib lainnya yang Anda perlukan untuk membuat foto Milky Way. Kalau karena satu dan lain hal Anda tidak membawanya maka usahakan Anda menemukan cara untuk membuat kamera tersebut tidak bergoyang. Karena memotret Milky Way adalah memotret cahaya, dimana pergeseran sedikit saja akan membuat hasil foto Anda goyang atau kabur.

Setel Kamera Ke Settingan Terbaik

  • Gunakan Lensa Lebar dengan kecepatan tinggi. Lensa dengan apperture maksimum f/2.8 sangat dianjurkan, namun bila Anda tidak punya Anda tetap dapat menggunakan lensa apapun yang anda punya tentunya hasilnya akan berbeda.
  • Setel difragma ke nilai atau angka yang paling kecil dari settingan yang ada di kamera Anda.
  • Setel ISO kamera Anda ke angka 3200 untuk mengumpulkan cukup cahaya, namun ini bukan patokan wajib. ISO 3200 dipakai sebagai awal saja, Anda dapat menyesuaikan naik atau turun sesuai keperluan Anda.
  • Pergunakan kecepatan atau speed shutter yang rendah antar 13 atau 20 detik. Anda bisa juga menggunakan rumus aturan 500 dimana ini caranya adalah dengan membagi angka 500 dengan panjang lensa yang Anda gunakan. Contoh, Anda menggunakan lensa 24mm, maka speed shutter yang dapat Anda set adalah 500/24 = 20.83 atau dibulatkan 20 detik. Kegunaan ini adalah untuk mendapatkan foto dengan cahaya yang cukup tanpa over exposure.
  • Pergunakan setting manual untuk fokus dan jangan otomatis dan setting ke jarak fokus terjauh.
  • Pergunakan format foto Anda dalam format RAW, ini agar Anda lebih mudah untuk mengolahnya kembali dalam proses retouch.

Gunakan Komposisi Yang Unik

milky-way-foreground-composition

Milky Way Dengan Latar Depan Pepohanan, karya dari William McIntosh @Flickr

Bila Anda sudah dapat mengambil foto Milky Way dengan baik, cobalah untuk lebih kreatif dengan menambahkan komposisi yang unik dari hasil karya Milky Way Anda, seperti menambahkan foreground atau latar depan dan menjadikan Milky Way sebagai latar belakang. Latar depan ini bisa bermacam-macam seperti bangunan, pohon, orang berdiri atau lainnya yang membuat foto Anda lebih unik dan hidup.

Demikian artikel tips tentang bagaimana cara memfoto Milky Way, Anda dapat terus berlatih untuk mendapatkan foto terbaik. Semoga artikel ini berguna bagi Anda khususnya yang menggemari fotografi. Baca juga artikel kami tentang tata cara transfer dan pindah pesawat di bandar udara disini.